Rabu, 06 Juni 2012

Junior High School 2 - Don't look other people just in their looks

Cerita saya untuk posting kali ini adalah ... disaat saya memasuki kelas 2 SMP.
Keadaan saya disaat saya kelas 2 SMP?
tidak jauh berbeda dengan sebelumnya. Pendek? tetap. Kecil? tetap. Kurus? tetap.
terus apa yang berubah? sepertinya belum ada..

Disaat kelas 2 SMP, saya masih menggunakan sepeda pancal untuk berangkat dan pulan sekolah. Its fun, really. Menikmati angin pagi, dan juga angin siang. Oiya, saat kelas 2 ini saya masuk pagi. Pulang pun siang. Ada hal yang baru juga kok. Teman teman yang biasanya naik angkot, menemani saya untuk bersepeda ke sekolah. Jadi kami bersepeda dengan bercanda, saling membagi cerita, dan tentu sangat menyenangkan :)

Pernah di suatu hari, mungkin karena saat itu saya, andriyan, dendi, ariya, sedang bersepeda saat pulang, tidak memperhatikan jalan, dan jarak saya terlalu tengah. Lalu truk menyambar saya saat itu. Saya pun jatuh. Teman teman yang lainnya menepi untuk menyelamatkan diri. Ealah, teman teman lha kok malah tertawa, tidak menolong atau pun apa. Malah ada tentara di pinggir jalan yang sedang menikmati roti yang dia makan, cuma bilang "Gapopo a Le?" dengan wajah innocent yang menyebalkan -____- (kalau memakai bahasa indonesia "kamu tidak apa apa nak?").

yaah, untung sepedanya tidak rusak. Saya lebih memikirkan sepeda saya daripada saya, ketimbang badan saya yang luka. Kalau luka, bisa sembuh. Lha kalo sepeda rusak? saya berarti harus naik angkot, dan itu membebani orang tua saya. Saya tidak mau seperti itu :D.

Dalam posting kali ini, judul nya "jangan melihat orang lain cuma dari penampilannya". Apa maksud dari judul itu? saya ceritakan sekarang.
Di kelas 2D, kami mempunyai teman baru, dia adalah kakak kelas kami, yang tidak naik kelas. Namanya kalau tidak lupa yah, Syafa'at. Panggilannya Pi'i (seingat saya). badannya besar, tinggi, tetapi dia memang terkesan nakal, dan itulah yang membuatnya tidak naik kelas. Dia dipilih menjadi ketua kelas, karena menurut kami dialah yang paling tua. Penampilannya sangat sederhana. Dengan penampilan yang agak lusuh, lalu dia dikenal sebagai anak yang nakal dan kurang pintar, tetapi dia diangkat menjadi ketua kelas.

Memang sih, kumpulan dia saat itu anak anak nakal lagi. Itu sebelum dia mengenal saya dan teman teman yang diam di kelas 2D. Ada beberapa anak yang diam di kelas 2D. Seperti saya, andriyan, Oky, dan beberapa lainnya. Saya dan oky satu bangku. Sangat suka duduk di depan sendiri, karena enak untuk mendengarkan guru, dan biar tidak ikut nakal. Oky, dia dikenal anak yang penakut dan lemah. Tetapi dia anak yang rajin dan cepat mudeng dalam pelajaran.

Menurut teman teman, kami adalah soulmate yang lucu. Karena tubuh saya yang kecil dan pendek + oky si penakut dan lemah. Saya di kelas 2D mendapat julukan baru, yaitu "Bayek" dalam bahasa indonesia, "Bayi". Yah teman teman sering mengejek kami, membuat kami menjadi bulan bulanan. Tetapi Pi'i membela kami. Dia bertindak seperti itu karena dia bertanggung jawab sebagai ketua kelas. Dari saat itu pun saya menilai bahwa Pi'i ini mempunyai hati yang baik dan punya tanggung jawab tinggi. Memang sih dia lemah dalam pelajaran dan perkumpulannya yang nakal, tetapi menurut ku dia ini anak yang mau berjuang.

Di kelas, memang ada anak yang pintar, tetapi dia pelit, tidak mau memberi tahu apa yang dia kerjakan untuk PR. jadi, saya dan oky lah yang terkadang memberikan jawaban PR bagi teman teman. Oky yang rajin, selalu selesai dalam mengerjakan PR, dan saya yang mengoreksi saat di sekolah, sharing jawaban mana yang paling benar. Teman teman? yaah seperti biasa, copy paste -__-

Kami cukup senang dengan hal seperti ini, karena dengan ini, kami yang merupakan pasangan lemah, bisa dilindungi teman teman karena bantuan kami :) . Pi'i pun terkadang meminta kami mengajari dia saat akan ulangan. Yah meskipun dia sangat susah untuk mengerti, tetapi karena saya dan oky mempunyai taktik sendiri dalam mengajari Pi'i, yah beberapa dia mengerti dan berhasil mengerjakan soal.

Pi'i menjadi lebih baik semenjak sering berkumpul dengan kami. Terkadang memang disaat istirahat, dia berkumpul dengan teman nakalnya, tetapi dia tidak lupa dengan kami. Dia pun rajin shalat menurutku. Itu yang menurutku dia mempunyai nilai + , apalagi dia berwibawa dalam tanggung jawabnya sebagai ketua kelas. Kelas kami merupakan kelas paling ramai dan dianggap paling parah daripada 7 kelas lainnya.

Itu yang membuat terkadang guru guru malas mengajar di kelas kami. Guru guru dan kami sering menghadapi masalah, karena kelas kami yang seperti itu. Wali kelas kami, guru BK. Sedikit demi sedikit kami dibina agar tidak seperti itu. Ditambah dengan Pi'i yang pintar membujuk guru agar guru nyaman mengajar di kelas kami, keadaan kelas kami pun membaik, sampai terjadi suatu masalah yang membuatku kehilangan respect pada salah satu guru.

Bersambung dulu, saya mau istirahat kerja dulu, nanti aja dilanjutin :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar