Jumat, 15 Juni 2012

Junior High School 3 - Friendship

Yap, lanjut nih cerita saya.. kali ini saya menceritakan tentang saat saya duduk di kelas 3 SMP.
disaat kelas 3 ini, saya mendapatkan nilai yang bagus. Saya pun juara 2 / 3 saat itu. Saya, andriyan,dan salah satu teman cewek, yang menduduki peringkat 1 , 2 , dan 3 , dimasukkan ke kelas 3 favorit, yaitu kelas 9E. Disana adalah kelas anak anak pintar kumpulan dari kelas kelas lain. Disini , saya dan andriyan merasa tertantang, karena jelas saja, setelah mendapatkan kelas yang ramai dan anak anak nya seperti itu, lalu ke kelas yang isinya anak anak pintar. Di kelas ini, saya sekelas dengan Dendi, teman yang sebelumnya di kelas lain, rumah kami sama di daerah sawojajar, begitu juga dengan andriyan. Saya setempat duduk dengan andriyan di kelas ini. Dendi, di tempat duduk lain, tetapi jika istirahat, dia berkumpul dengan kami. Di kelas ini kami mengenal beberapa teman cewek. Cewek cewek tersebut suka kepada andriyan :P tidak saya sebutkan namanya aahh...

Anak yang saya sukai pun ada di kelas ini. Tapi  saya sama sekali tidak berani bilang padanya. menyapa saja tidak berani. Saat pulang sekolah, dendi selalu meminta boncengan dengan saya. Saya memakai sepeda polygon berangkat dan pulang sekolah. Saya dibonceng dendi saat pulang sekolah, dan hampir setiap hari seperti itu.Kami sekarang sudah kelas 3. Sudah saatnya konsentrasi ke pelajaran dan ujian. Malah ada rumor kalau mata pelajaran ujian ditambah, yaitu IPA. Uuurgh pelajaran yang tidak saya suka, apalagi didalamnya ada fisika.

Guru fisika kelas 3 sangatlah menarik. Membuat kami selalu tertawa. Namanya Pak Sigit. Ciri khasnya adalah membacakan soal atau catatan, dengan melambat2 kan kata kata dan mengulang angka, sampai kami bingung dan harus menghapus soal atau catatan kami yang salah -__- . Bingung? oke, saya kasih contoh..

Pak Sigit : "sebuah kotak mempunyai berat sebesar seratus...... tiga puluh....dua kilogram"
dengan intonasi yang lambat seperti itu, sangat menjebak para muridnya -____-

Oiya, saya paling tidak bisa pada pelajaran Bahasa Indonesia. Padahal bahasa sendiri, tapi tidak bisa :O . Sedangkan Andriyan, dia paling bisa Bahasa Indonesia. Jelas saja, Ibu nya guru Bahasa Indonesia di SMA1 Malang, jelas saja dia pintar bahasa indonesia. Tetapi dia mengeluh, karena dia paling tidak bisa pelajaran matematika. Andriyan mengajak saya dan dendi les matematika di guru kenalannya. Rumahnya dekat dengan rumah kami, guru nya pun menyenangkan. Eeeh ceritanya belum selesai. Ternyata ada hal yang dendi keluhkan juga, yaitu dia paling tidak bisa pelajaran Bahasa Inggris, sedangkan dendi paling pintar dalam matematika.

Jadi???
yah, kami baru menyadari kalau kami bertiga bisa saling menolong. Saya butuh diajari andriyan, andriyan butuh diajari dendi, dendi butuh saya ajari :D . Dari hal ini kami menjadi sahabat, san teman yang sangat dekat. Hampir tiap minggu kami bergantian ke rumah. Kadang dendi dan andriyan ke rumah saya, saya dan andriyan kerumah dendi, atau saya dan dendi ke rumah andriyan. Tidak hanya itu, malah saat waktunya shalat, Imam shalat pun kami bergantian :P


Lanjut besok ah, capek ngetik :P

Tidak ada komentar:

Posting Komentar